MARHABAN YAA RAMADHAN

Selamat datang bulan ramadhan Selamat datang Bulan yang mulia

MULTIMEDIA 2010

ONE FOR ALL, ALL FOR ONE

PHOTO GRAPHER

Berkarya dengan alam dan seisinya

SYEKHER MANIA LAMONGAN

bersholawat tanda cinta dan kasih terhadap rosulullah

SANTRI PPDM

berjalan menuju jalanmu yang lurus

Friday, June 3, 2011

Sekolah vs ekonomi


Di zaman yang sudah maju ini, pendidikan masyarakat lamongan ternyata masih banyak terhambat oleh adanya factor ekonomi. Sebenarnya hal ini tak layak untuk dibicarakan, bagaimana tidak,masih ada saja kasus kasus penyogokan, baik itu antara wali murid dengan guru maupun wali murid dengan instansi sekolah yang lain. Mereka berlomba-lomba memberikan sumbangan agar anaknya diterima di sekolah tersebut, atau hanya ingin menampang nama saja.

Di anggapan orang-orang berduit, hal ini memang dianggap wajar, tetapi di kalangan masyarakat menengah kebawah al ini sungguh sangat memberatkan. Apalagi kondisi ekonomi yang seperti ini. Bisa-bisa anak cucu mereka tidak masuk sekolah unggulan hanya karena ulah orang-orang ber-pulus.

Tak hanya itu, seharusnya sekolah2 di lamongan yang sudah ternama dan maju hendaknya benar-benar menyeleksi murid-2 yang masuk agar kualitas pendidikan kita lebih baik. Namun pada kondisi nyatanya, mereka yang pandai tapi kurang beruntung di dunia ekonomi harus mau bersekolah di daerah2 terpencil di pelosok kota lamongan.

Pada dasarnya sekarang tikus-2 berdasi itu tak semuanya menempati kursi pejabat Negara dan perusahaan2 besar. Kini mereka telah mencari posisi yang lebih nyaman, yakni di sekolah2, memakan fasilitas yangharusnya menjadi hak siswa. (/red)

Hari lahir Pancasila

Garuda pancasila akulah pendukungmu

Patriot proklamasi sedia berkorban untukmu

Pancasila dasar Negara rakyat adil makmur sentosa

Pribadi bangsaku . . . ayo maju maju

Ayo maju maju ayo maju maju

1 juni kemarin kita telah memperingati hari lahirnya pancasila. Pancasila dikatakan dasar Negara, karena dalam pancasila benar-benar terkandung makna yang sangat dalam. Ketika kita bicara tentang pancasila tentunya tak lepas pula dari kelima sila yang tergantung dileher sang garuda. Sejak SD pula kita telah dididik untuk menhafalkan bunyi pancasila, namun yang jadi pertanyaan, apakah kita sudah mengamalkannya ???

Yang akan kita bahas disini adalah masalah sila kelima, yakni keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia. Sudahkan rakyat Indonesia mendapat keadilan ????? tak jauh-jauh saya berkata, saya hanya akan membahas masyarakat sekitar lamongan, utamanya aspirasi masyarakat di daerah saya yang benar-benar merasakan ketidak adilan. Bagaimana tidak, akses jalan yang menghubungkan kami dengan daerah perkotaan benar-benar rusak parah. Sedangkan di daerah kabupaten terus-menerus mendapatkan perbaikan meskipun fasilitasnya masih sangat memadai. Bahkan tercatat lebih dari 10 orang mengalami kecelakaan kendaraan bermotor ketika melewati daerah tersebut. Hal ini disebabkan batu-batu yang mencuat di jalanan sudah diluar batas sehingga motor-motor kesulitan melewatinya.

Sampai saat ini mereka hanya menunggu perbaikan dari pemkab lamongan dan para dermawan yang mau memperbaiki akses jalannya.

Dari sini bisa kita simpulkan bahwa pancasila belum diamalkan secara sepenuhnya oleh masayarakat.

Tanggal 1 Juni 2011 kemarin kita baru saja melewati satu event penting yang tidak mungkin dilupakan, yaitu Hari Lahirnya Pancasila dimana pertama kali dicetuskan sebagai ideologi negara. Dari banyak ideologi yang sudah pernah dicoba oleh bangsa Indonesia tapi Pancasila dianggap sebagai ideologi yang paling cocok dengan keperibadian dan budaya bangsa. Gagasan Pancasila yang menjadi dasar NKRI saat ini dicetuskan kali pertama oleh Bung Karno di depan rapat Badan Penyelidikan Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI) Indonesia 1 Juni 1945. Soekarno mengemukakan dasar-dasar sebagai berikut: Kebangsaan; Internasionalisme; Mufakat, dasar perwakilan, dasar permusyawaratan; Kesejahteraan; Ketuhanan.

Pada tanggal 1 Juni kemarin Mantan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri menyampaikan dalam pidato kebangsaan menyambut hari lahirnya Pancasila hari ini, bahwa berbicara tentang Pancasila tak dapat dilepaskan dari sosok Presiden pertama RI Soekarno atau biasa dipanggil Bung Karno. Menurutnya, Bung Karno adalah tokoh penggali Pancasila sekaligus Proklamator bangsa. Revitalisasi Pancasila sangat diperlukan agar masyarakat tidak hanya menhayati tapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Terjadi erosi terhadap pengamalan pancasila yaitu berupa erosi jati diri nasional. Padahal pancasila adalah media pemersatu bangsa indonesia dari segala perbedaan dan dalam segala bidang. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi penyampai pidato kebangsaan terakhir dalam peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni di Gedung MPR. Dalam pidatonya, SBY membenarkan pernyataan Megawati bahwa bicara Pancasila tidak bisa dilepaskan dari sosok Soekano. Pada tanggal 1 Juni muncullah berbagai harapan, semoga pancasila bukan hanya sebagai simbol dari suatu negara tapi juga diharapkan bisa mengakar pada pribadi setiap orang di negeri ini. Dan menjadi pedoman bagi rakyat.

Thursday, June 2, 2011

WISUDA PURNA SISWA SMKN 1 Lamongan



wisuda pisah kenang siswa SMKN 1 Lamongan telah usai dilaksanakan pada tanggal 28 mei 2011 kemarin. acara yang dilaksanakan oleh OSIS yang bekerja sama dengan bapak ibu guru SMK N 1 lamongan ini berlangsung sangat khitmad. Tak ketinggalan siswa-siswi multimedia diterjunkan langsung untuk mengambil gambar serta video acara ini.
acara ini dimulai sejak pukul setengah 7 pagi.dimulai dengan acara foto bersama per jurusan, pembagian album kenangan dan majalah pijar#07. berlanjute acara resmi, yakni sidang terbuka yang dipimpin oleh bapak kepala sekolah SMK N 1 lamongan. Seluruh siswa kelas XII yang berjumlah 215 orang siswa lulus, alhamdulillah dengan nilai yang memuaskan."kami sangat senang karena seluruh sisawa SMK N 1 Lamongan bisa lulus semua tanpa terkecuali, ucapan terima kasih juga ditujukan kepada bapak ibu guru yang telah mensukseskan UNAS SMK kita, sehingga kita bisa bangga dengan hasil ini", ungkap Drs. Bambang Didik Suparto ketika membuka sidang terbuka wisuda purna siswa SMK N 1 lamongan.