
Banjir di Lamongan dan Tuban melumpuhkan perekonomian kegiatan belajar mengajar. Banjir yang terjadi sekitar sepekan menggangu kegiatan perekonomian dan sekolah.
Warga tidak bisa beraktifitas akibat jalan desa lahan pertanian atau tambak rusak. Data dari Satlak Penanggulangan Bencana Lamongan menyatakan sampai saat ini sudah 9 kecamatan yang terkena banjir dengan total 4.437 rumah tergenang.
Dilaporkan IMA dari Mahkota FM Babat Lamongan pada Jaring Radio Suara Surabaya, Senin (02/03), selain itu, 39 desa juga tergenang termasuk 16,9 km jalan desa, 2,4 km jalan lingkungan dan 615 m jalan kabupaten. Sementara lembaga pendidikan yang tergenang sebanyak 39 lembaga dari TK hingga SMA dan SMK serta 10 sarana keagamaan juga ikut tergenang.
Banjir juga merendam sejumlah 10.232 hektar tambak dan masing-masing 39 hektar sawah padi dan 36 hektar sawah palawija. Sedangkan untuk kegiatan belajar mengajar yang terganggu akibat banjir ini, MUSTOFA NUR Kepala Dinas Pendidikan Lamongan mengatakan semua lembaga yang terkena banjir atau yang berpotensi banjir untuk segera menyelamatkan dokumen dan alat bantu belajar mengajar.
Selain itu, diupayakan mencari lokasi pengungsian agar kegiatan belaj
Saturday, May 14, 2011
Banjir di Lamongan dan Tuban Ganggu Perekonomian dan Pendidikan
6:18 PM
No comments
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






0 comments:
Post a Comment